Guitar

Kamis, 26 Maret 2015

Ilmu Budaya Dasar

 I.                 Pemahaman & Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Pengertian yang dimaksud dengan Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Pengertian Ilmu Budaya Dasar menurut para ahli :
1.      Menurut Andreas Eppink, ilmu budaya dasar adalah keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat
2.      Menurut Herskovits, ilmu budaya dasar adalah sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
3.      Menurut Edward Burnett Tylor, ilmu budaya dasar adalah keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
4.      Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebuayaan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.
5.      Menurut Sutan Takdir Alisyahbana, kebudayaan adalah manifestasi dari cara berfikir.
6.      Menurut Krober dan Kluckhon, kebudayaan terdiri atas berbagai pola, bertingkah laku mantap, pikiran, perasaan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh simbol-simbol yang menyusun pencapaiannya secara tersendiri dari kelompok-kelompok manusia, termasuk didalamnya perwujudan benda-benda materi, pusat esensi kebudayaan terdiri atas tradisi dan cita-cita atau paham, dan terutama keterkaitan terhadap nilai nilai. Ilmu Budaya Dasar memiliki perbedaan dengan Pengetahuan Budaya.
7.      Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, milik diri manusia dengan belajar.
8.      Menurut Bronislaw Malinowski, kebudayaan adalah keseluruhan kehidupan manusia yang integral yang terdiri dari berbagai peralatan dan barang-barang konsumen, berbagai peraturan untuk kehidupan masyarakat, ide-ide dan hasil karya manusia, keyakinan dan kebiasaan manusia.

II.              Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.      Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.      Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai objek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.      Manusia dan Cinta Kasih
2.      Manusia dan Keindahan
3.      Manusia dan Penderitaan
4.      Manusia dan Keadilan
5.      Manusia dan Pandangan Hidup
6.      Manusia dan Tanggung Jawab serta Pengabdian
7.      Manusia dan Kegelisahan
8.      Manusia dan Harapan

III.          Budaya Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan terluas di dunia begitu pula dengan kebudayaannya. Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. Berikut beberapa budaya Indonesia :

BATIK
Batik (Bahasa Jawa) berarti menulis dan “nitik”. Batik tradisional merujuk teknik pembuatan corak yang menggunakan canting atau cap dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak “malam” (wax) yang diaplikasikan di atas kain/bahan yang terbuat dari serat alami seperti kartun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan diatas kain dengan serat buatan. Batik tetap mempertahankan  coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang memakai batik pada Konferensi PBB.
BATIK berkembang pesat di Pekalongan, Solo, Semarang, Cirebon, Banyumas, dan kota-kota lain Indonesia.

TARI PENDET
Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak dipergakan di pura. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Perkembangan tari pendet sangat pesat, lambat laun seniman Bali mengubahnya menjadi “ucapan selamat datang”, meski tetap mengandung nilai sakral-religius. Pencipta modern tari pendet adalah I Wayan Rindi. Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, dewasa maupun gadis.
TARI PENDET berasal dari Bali, Indonesia.

ANGKLUNG
Angklung adalah alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai kebanyakan adalah Salendro dan Pelog. Kemunculan angklung 400 tahun lalu berawal dari ritus padi. Angklung diciptakan dan dimainkan untuk memikat Dewi Sri turun ke Bumi agar tanaman padi rakyat tumbuh subur. Dikenal oleh masyarakat diantaranya sebagai penggugah semangat pertempuran rakyat sampai masa penjajahan, itu sebabnya Hindia Belanda sempat melarang.
ANGKLUNG berasal dari Jawa Barat, Indonesia.

WAYANG
Wayang dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 SM. Indonesia saat itu memeluk animisme berupa pemujaan roh nenek moyang yang diwujudkan dalam bentuk (arca) atau gambar. Pertunjukkan wayang telah diakui oleh UNESCO pada 7 November 2003, sebagai (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage og Humanity). Ada dua versi wayang yaitu orang dengan memakai kostum, wayang orang dan yang berupa sekumpulan boneka yang dimainkan oleh dalang, wayang kulit dan wayang golek. Cerita yang dikisahkan dalam pagelaran wayang dari Mahabarata dan Ramayana. Kadangkala cerita Menak (cerita-cerita Islam) dipentaskan pula.
WAYANG berkmbang pesat di Jawa dan Bali.


REOG
Reog adalah salah satu kesenian yang diisi oleh sosok diantaranya warok dan gemblak. Reog masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang usul-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pembentrokkan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Pagelaran Reog menjadi  cara Ki Ageng Kutu membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog.
REOG berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia.

RENDANG DAGING
Rendang daging adalah masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan utamanya. Masakan ini sangat digemari di semua kalangan masyarakat baik itu di Indonesia sendiri ataupun di luar negri. Selain daging sapi, rendang juga menggunakan kelapa (karambia), dan campuran dari berbagai bumbu khas Indonesia diantaranya cabai (lado), lengkuas, serai, bawang dan aneka bumbu lainnya yang biasanya disebut sebagai pemasak. Rendang juga memiliki posisi terhormat dalam budaya masyarakat Minangkabau. Rendang memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Minang Sumatra Barat yaitu musyawarah, yang berangkat dari 4 bahan pokoknya tersebut.
RENDANG berasal dari Sumatra Barat, Indonesia.


PADMA RAKSASA (Rafflesia Arnoldii)
Padma raksasa merupakan tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran terbesar di dunia. Ia tumbuh menghisap unsur anorganik dan organik tumbuhan tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tak mampu berfotosintesis. Bunga merupakan parasit tak berakar, tak berdaun, dan tak bertangkai. Diameter bunga mahkota yang mengelilingi bagian seperti mulut gentong. Presentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi
PADMA RAKSASA tumbuh endemik di Bengkulu, Jambi dan Sumatra Selatan, Indonesia.


LAGU RASA SAYANGE / RASA SAYANG-SAYANGE
Lagu Rasa Sayange / Rasa Sayang-Sayange merupakan lagu daerah yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu untuk mengungkapkan rasa sayang terhadap lingkungan dan sosialisasi diantara masyarakat Maluku. Jika didengarkan, lagu ini layaknya seperti sajak / pantun yang bersahutan. Namun dari liriknya tetap diawali oleh kalimat Rasa Sayange Rasa Sayang-Sayange, Eeee lihat dari jauh rasa sayang-sayange dan diakhiri lirik dengan kalimat Kalau ada sumur diladanh, boleh kita menumpang mandi... Kalo ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi.
LAGU RASA SAYANGE / RASA SAYANG-SAYANGE berasal dari Maluku, Indonesia.

IV.          Tujuan Mempelajari Ilmu Budaya Dasar
Tujuan Ilmu Budaya Dasar adalah Mengusahakan penajaman kepekaan Mahasiswa/i terhadap lingkungan budaya, mengembangkan daya kritis terhadap masalah kemanusiaan dan budaya, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara ahli di bidangnya, tidak jatuh dalam sifat kedaerahan dan pengkotaan disiplin ilmu yang ketat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar